Lovina

Lovina adalah lokasi ketiga dalam jalan2 ke Bali ini, rencananya mulai dari liat lumba-lumba, yoga, berenang dan ke patung lumba-lumba di pantai Lovina. Beda sama private beach tempat hotel kita menginap, bersih dan terawat.
Oh ya, kita nginep di The Lovina Resort. Paling bagus di Lovina, karenaaa pengen cobain aja reviewnya paling OK dan gampang buat liat lumba2 karena persis pinggir pantai dan banyak fasilitas gratis dari hotel ini, kayak sepeda gratis, yoga gratis, liat lumba2 sambil snorkeling. Dari 116 kamar yang terisi hari itu, orang Indonesianya hanya 2 kamar, salah satunya kita. Mayoritas dari Eropa seperti Belanda, Belgia, Denmark, Canada, UK, dan sedikit Asia dari China dan Malaysia.
Sore hari kita sepedaan ke depan, beli logistik di Alfamart. Dari Lovina ke jalan raya jaraknya sekitar 1 KM, jalan aspal dua jalur dan kiri kanan masih hijau banyak sawah. Suatu hal yang audah langka di Bali saat ini. Bahkan perjalanan ke Lovina dulu masih bisa lihat sawah terasering, sekarang udah ganti jadi bukit gak terurus. Monyet sih masih banyak di pinggir jalan seputaran Bedugul.
Setelah sepedaan dan lihat sunset di Beach Bar, kita makan malam di situ juga dengan suasana pantai, di pinggir kolam renang dan diiringi orkes band pantai yang bisa mainin lagu apa aja. Mulai dari Batak, Belanda & Amerika Latin.
Hari kedua… hari ini kami dipaksa bangun pagi lagi…
Jam 4:30 pagi saat lagi liburan (sesuatu yang sulit ya) demi mengejar lumba-lumba dan matahari terbit. Hotel kami memang menyediakan Dolphin Tour seharga 300rb untuk dua orang.
Jam 5:30 kita sudah nongkrong di Beach Bar tempat makan malam sebelumnya untuk ngupi2 dengan cemilan sepotong cookie. Tiap orang juga dapat aqua botol 600ml buat bekal di kapal.
Tepat jam 6 pagi kita naik ke kapal yang bersandar di Beach Bar untuk melayani tamu yang menginap di Lovina Resort ini. Satu perahu di isi empat orang, dan kali ini kita barengan turis dari Taiwan yang enggak bisa bahasa Inggris sama sekali. Untuk ngomong pun minta bantuan penerjemah Google Translate voice.
15 menit kemudian kami tiba di lokasi lumba-lumba nongol, sekitar 45 kapal juga ramai membawa turis. Memang terlihat sekawanan lumba-lumba berenang muncul sambil berbaris mengambil napas, maklum ikan jenis ini termasuk mamalia dan senang pamer. Dilihatin orang banyak mereka malah seneng, loncat-loncat dan berenang hanya lima meter dari perahu dan timbul tenggelam di sekitar kita. Seru ya…
Menurut kapten kapal motor kita nih, lumba-lumba terlihat banyak di pagi hari sekitar jam 6 sampai 7:15, saat matahari baru keluar dan hangat. Mungkin karena banyak perahu di sana, space mereka untuk berenang jadi terhalang. Jadi beruntung juga hari itu kita bisa lihat lumba-lumba, belum tentu muncul banyak setiap hari lho.
Sebenernya selain lihat lumba-lumba, gue cukup terhibur sama nama-nama perahu yang dipakai turis. Lucu dan suka-suka namanya, pastinya gak bayar royalti juga tuh kalo pake nama besar. Ada yang pakai nama Bung Karno, Pokemon Go, Friends Forever, Little Monster, dll.
Sejam kemudian, kita ngacir ke tempat terumbu karang sebelum perahu-perahu lain ke sana. Airnya lebih jarnih karena dangkal, mesin perahu dimatikan dan pasang jangkar. Kami terombang ambing tepat di atas terumbu karang, dengan pancingan remah-remah roti, ikan-ikan hias alami pada berdatangan. Mulai dari ikan badut (nemo/clown fish), ikan dory, ikan zebra, blue fish, dll. Oiya kita satu kapal dengan sepasang turis Taiwan. Turis Taiwan ini selalu bingung mau omong apaan, pake bahasa isyarat dan mereka mau snorkeling kayaknya. Berhubung dia enggak ambil paket snorkeling, jadi gak ada peralatan di kapal. Jam 8 kita sudah balik lagi ke pantai di Lovina Resort. Si Taiwan ini nambah paket snorkeling dan balik lagi ke lokasi tadi sementara kita lanjut ikutan Yoga.
Yoga gratisan diadain di taman rumput yang sejuk. Ini fasilitas gratis untuk tamu Lovina Resort dengan master Yoga import dari Australia, Ms Justine.
Lumayan berkeringat dan fresh, dari 15 orang yang ikutan, hanya kita berdua yang orang lokal, lima diantara ya cowok. Lagi2 cuman kita orang Indonesianya. Kelar yoga, kita makan pagi jam 9 di lantai atas restoran dengan pemandangan hamparan sawah. Kelar makan kita lanjut berenang depan kamar. Asliiii ga mau rugi banget semua kita cobain haha.
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s